Masuk / Daftar

Sosialisasi Aplikasi Ina-Geoportal dan Palapa

Rabu 21 Juni 2017, 12:10 | Abdul Rosyid

Aplikasi Ina-Geoportal sebagai portal nasional untuk data spasial dan aplikasi simpul jaringan Palapa dikembangkan kembali pada tahun 2016. Pengembangan kali ini dengan harapan pengguna dapat lebih mudah dan ringan dalam mengakses dan menggunakan portal nasional dan aplikasi simpul jaringan palapa ini. Badan Informasi Geopasial, dalam hal ini Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial (PPPIG) berharap kekurangan di aplikasi versi yang lama dapat diperbaiki di sini. Sosialisasi ini juga bertujuan menggali masukan dari pengguna langsung yang selama ini aktif menggunakan.


Sosialisasi hasil pengembangan aplikasi ini dilakukan pada 5 (lima) tempat dengan bekerjasama dengan PPIDS terkait, salah satunya adalah Surabaya. Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial berkoordinasi dengan Bapak Lalu Muhamad Jaelani, selaku Ketua PPIDS ITS dan Bapak Andrio dari Bappeda Provinsi Jawa Timur dengan mengundang Kepala  Bappeda se-Jawa Timur atau wakilnya, dan 12 Kepala Dinas/SKPD di lingkungan Provinsi Jawa Timur. Hadir juga perwakilan dari Pusat Standardisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial, dan Inspektorat BIG.

Respon dan antusias yang sangat positif dapat terlihat dengan penuhnya kursi undangan yang hadir dengan target peserta 100 orang. Acara dibuka langsung oleh Kepala Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial, Bapak Khafid didampingi oleh Kepala Bidang Penyebarluasan Informasi Geospasial, Bapak Rachman Rifai, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala UPT Penataan Ruang dan Geospasial, Bapak Arief Tri Hardjoko, terkait pemanfaaat data spasial yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Usai pembukaan dan sambutan, pemaparan selanjutnya diberikan oleh Ketua PPIDS ITS, Bapak Lalu Muhamad Jaelani yang menjelaskan bagaimana peran PPIDS ITS dalam membantu BIG, dan sumbangsih yang telah diberikan dalam pengelolaan dan penyebarluasan informasi geospasial. Tak lupa juga pemaparan yang dilakukan oleh tim dari Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial.



Diskusi hangat dan aktif dari peserta, menjadikan waktu sehari tidak cukup rasanya. Bahkan seusai acara, diskusi masih saja berlangsung. Acara temu bersama seperti ini seharusnya menjadi jadwal rutin yang perlu diagendakan. Selain dapat bersilaturrahmi, peran aktif daerah sangat diperlukan untuk menyukseskan one map policy yang digadang-gadang oleh Presiden saat ini.

Komentar

 Anda harus login untuk dapat memberikan komentar
0 Komentar

 Daftar